Selasa, 26 Juli 2016

Metodologi Pemetaan (Pendahuluan)

A. PENDAHULUAN
Peta merupakan sarana pokok yang harus dimiliki oleh setiapwilayah/daerah, atau dalam hal ini perusahaan perkebunan, untukmemungkinkan pelaksanaan tertib penyelenggaraan administrasidengan baik, yang mencakup luas areal, (Blok, Afdeling, Estate,dan lain sebagainya), disamping peta juga mampu menunjukanposisi dan letak suatu bangunan, juga kondisinya.

1. Fungsi PemetaanSecara umum fungsi peta dapat dikaitkan dengan berbagaimacam kepentingan antara lain: bidang pemerintahan, bidanghankam, politik, ekonomi, sosial, budaya dan lain-lain.

Pembuatan peta dengan spesifikasi tertentu mempunyaikonsekwensi pada biaya dan waktu yang dibutuhkan, makintinggi spesifikasi yang harus dipenuhi, maka semakin tinggipula biaya dan waktu yang dibutuhkan.

2. Persyaratan Pemetaan
Dalam sebuah peta harus memberikan gambaran secara jelasinformasi-informasi yang dibutuhkan sesuai dengan tingkatkebutuhan user, yang 
secara umum harus memuat, Legenda(Keterangan simbol dan warna) juga garis lintang dan bujuryang disebut juga garis astronomi :

a.Garis Lintang (Parelel) adalah garis abstrak yang melintangyang melingkari permukaan bumi dan membagi bumimenjadi dua bagian yaitu Utara dan Selatan. Garis Lintang disebut juga garis khatulistiwa atau equator, jarak dari garis lintang equator/khatulistiwa ke kutub utara yaitu dari 0º - 90ºLU (North) dan jarak dari khatulistiwa ke kutub selatan yaitudari 0º - 90º LS (South)

b.Garis Bujur, adalah garis abstrak yang membujur dari kutubutara sampai ke kutub selatan yang menunjukan pembagiandaerah waktu, garis bujur utama adalah 0º disebut juga
garis meridien utama
yang melalui kota greenwich (LondonInggris), jarak dari garis bujur 0º ke arah timur sejauh 180ºBT (East) dan kearah barat demikian juga sejauh 180º.

c.Legenda, adalah keterangan yang menunjukkan suatutempat, waktu dan lain sebagainya dengan menggunakansimbol-simbol tertentu yang umum serta garis garis yangmembedakan batas dan satuan warna warna untukmembedakan ketinggian dan kedalaman tempat

d.Mata angin, adalah penunjuk arah atau orientasi yangmenunjukan empat arah utama yaikni Utara, Selatan, Timurdan Barat, serta 12 arah antara yang lainnya

e.Skala peta adalah perbandingan antara jarak di peta dengan jarak yang sebenarnya dipermukaan bumi atau di lapangan,skala biasanya di nyatakan dengan angka atau garis,misalnya 1 : 100.000 ini berati 1 cm di peta menunjukan jarak 100.000 cm atau 1 km di lapangan atau di pernukaanbumi (setiap 1 cm di peta di bagi 100.000 untuk setiap km-nya)


f.Inset peta, adalah bagian dari peta yang digambarkanberupa peta kecil secara khusus untuk membandingkan ataumenggambarkan letak peta utama dalam peta (lingkungansekitarnya, misalnya kabupaten terhadap propinsi, arealkebun terhadap kabupaten atau propinsi)

Baca Juga Informasi yang dapat melengkapi artikel ini pada Website Berisi Banyak artikel ini

Tidak ada komentar:

Posting Komentar